Data Buku
Penulis:
Felix Y. Siauw
Penerbit:
Khilafah Press
Tahun Terbit:
2012
Cetakan:
Kelima
Dimensi: -
Jumlah Halaman: 320 Halaman+xviii
Resensi
"Sungguh Konstantinopel akan ditaklukan oleh kalian. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpinnya dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan yang menaklukkannya" (HR Ahmad)
Pada suatu masa ketika dunia hanya terbagi menjadi dua bagian (yaitu Barat dan Timur) sudah menjadi kewajaran bagi Barat untuk menaklukkan Timur. Namun ada seorang pemuda yang membalik semuanya dan menaklukkan sebagian besar Barat.
Dialah Muhammad Al-Fatih (Sultan Mahmed II) yang mengukir namanya dalam sejarah emas dunia dengan prestasi dan pencapaian yang tidak pernah ada pada masaya ataupun sebelumnya.
Penaklukan Konstantinopel memang telah dikabarkan lama oleh Rasulullah saw seperti pada hadist pembuka resensi ini karenanya orang-orang banyak yang berjuang untuk membuktikan kabar dari Rasulullah saw tersebut. Banyak sudah serangan-serangan untuk menaklukan kota yang saat itu sangat indah namun dengan pengamanan yang super ketat itu namun berakhir gagal hingga Muhammad Al-Fatih berhasil merebut kota itu tentunya dengan perjuangan yang tidak mudah. Berbagai strategi perang dilakukan, pertempuran berhari-hari pun dijalani hingga akhirnya penaklukan berhasil dilakukan.
"Aku bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kemenangan yang gemilang ini; akan tetapi, aku juga berdoa kepada-Nya agar Dia mengizinkanku hidup lebih lama lagi untuk mengepung dan menaklukkan Roma Lama sebagaimana aku memiliki Roma Baru", itulah do'a Sultan Mehmed saat pertama kali memasuki gerbang Konstantinopel untuk pertama kalinya
Komentar
Posting Komentar