Langsung ke konten utama

Muhammad Al-Fatih 1453, Cerita Perjuangan Penaklukan Konstantinopel


Data Buku

Penulis: Felix Y. Siauw
Penerbit: Khilafah Press
Tahun Terbit: 2012
Cetakan: Kelima
Dimensi: -
Jumlah Halaman: 320 Halaman+xviii

Resensi

"Sungguh Konstantinopel akan ditaklukan oleh kalian. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpinnya dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan yang menaklukkannya" (HR Ahmad)

Pada suatu masa ketika dunia hanya terbagi menjadi dua bagian (yaitu Barat dan Timur) sudah menjadi kewajaran bagi Barat untuk menaklukkan Timur. Namun ada seorang pemuda yang membalik semuanya dan menaklukkan sebagian besar Barat.

Dialah Muhammad Al-Fatih (Sultan Mahmed II) yang mengukir namanya dalam sejarah emas dunia dengan prestasi dan pencapaian yang tidak pernah ada pada masaya ataupun sebelumnya.

Penaklukan Konstantinopel memang telah dikabarkan lama oleh Rasulullah saw seperti pada hadist pembuka resensi ini karenanya orang-orang banyak yang berjuang untuk membuktikan kabar dari Rasulullah saw tersebut. Banyak sudah serangan-serangan untuk menaklukan kota yang saat itu sangat indah namun dengan pengamanan yang super ketat itu namun berakhir gagal hingga Muhammad Al-Fatih berhasil merebut kota itu tentunya dengan perjuangan yang tidak mudah. Berbagai strategi perang dilakukan, pertempuran berhari-hari pun dijalani hingga akhirnya penaklukan berhasil dilakukan.

"Aku bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kemenangan yang gemilang ini; akan tetapi, aku juga berdoa kepada-Nya agar Dia mengizinkanku hidup lebih lama lagi untuk mengepung dan menaklukkan Roma Lama sebagaimana aku memiliki Roma Baru", itulah do'a Sultan Mehmed saat pertama kali memasuki gerbang Konstantinopel untuk pertama kalinya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Ayah ASI Ditambah-tambahin, Ada Tambahan Cerita Baru Lho

Data Buku Penulis: @ID_AyahASI + Ananda Omesh dan Ringgo Agus Rahman Penerbit: Buah Hati Tahun Terbit: 2018 Cetakan: Pertama Dimensi: 19 cm Jumlah Halaman: 200 Halaman Resensi Seperti yang kita tahu, pemberian ASI kepada anak sangatlah penting dalam rangka menyiapkan masa depan dan salah satunya sebagai pencegahan stunting pada 1000 hari pertama anak-anak kita. Buku ini merupakan versi revisi dari buku Catatan Ayah ASI yang berisi cerita seru para ayah dalam mensukseskan pemberian ASI kepada anaknya. Revisi yang dilakukan adalah dengan menambahkan dua cerita baru yaitu dari Ananda Omesh dan Ringgo Agus Rahman. Kenal kan? hehe Selain dua cerita baru, ada juga update informasi-informasi terkait ASI dan menyusui. Target buku adalah tetap bapak-bapak yang bertujuan biar semakin banyak ayah pendukung ASI di negeri ini Buku ini juga pernah aku resensi di kegiatan 100 Hari 100 Resensi Buku yang diadakan oleh Kalteng Cerdas. Bagi yang ini mendengarkan resensinya bisa klik tautan b...

Catatan Ayah ASI, Saat Ayah Harus Mendukung Ibu Untuk Menyusui

Data Buku Penulis: @ID_AyahASI Penerbit: Buah Hati Tahun Terbit: 2012 Cetakan: III Dimensi: Jumlah Halaman: 168++ halaman Resensi "Bikinnya berdua, ngurus anaknya juga berdua" Buku ini berisi kisah-kisah para ayah dalam proses mendukung istrinya dalam memberikan Air Susu Ibu (ASI). Tentunya karena mereka bukan ahlinya, sehingga yang diceritakan tidak bersifat menggurui. Yak sekali lagi, hanya berbagi pengalaman. Namun ternyata berbagi pengalaman mereka tidak sekedar "hanya". Banyak yang bisa diamati, ditiru, dan dimodifikasi terkait pola dukungan terhadap istri dan mengurus anak. Mulai dari mendampingi istri dalam pemeriksaan rutin kandungannya, hingga pendampingan saat dan setelah melahirkan. Keberhasilan proses pemberian nutrisi terbaik untuk anak ini tidak lepas dari dukungan orang-orang sekitar. Orangtua, mertua, saudara, dan tentu saja yang menjadi pendukung utama adalah sang suami yang merupakan ayah dari si anak. Para penulis dari @ID_AyahASI yait...

Rudy, Kisah Masa Muda Sang Visioner

Data Buku Penulis: Gina S. Noer Penerbit: Penerbit Bentang dan THC Mandiri Tahun Terbit: 2015 Cetakan: Ketiga Dimensi: 23 cm Jumlah Halaman: 298 halaman Resensi Kita tentu sangat mengenal sosok yang satu ini. Pernah menjadi ikon orang cerdas di Indonesia. Selain cerdas, karir beliau juga cemerlang. Pernah menduduki posisi menteri pada kabinet pemerintahan hingga menjadi Presiden. Beliau lah Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih sering dikenal dengan B. J. Habibie. Banyak anak-anak yang dulu bercita-cita menjadi atau seperti beliau. Lebih-lebih lagi setelah keberhasilan beliau membuat pesawat CN250 yang diberi sebutan Gatot Kaca sewaktu menjadi Menteri Riset dan Teknologi di jaman Presiden Soeharto Buku ini ditulis berdasarkan kisah-kisah yang diceritakan Eyang (begitu beliau biasa disapa penulis) tentang kisah perjalanan tumbuh dewasa Rudy (nama kecil beliau) mulai dari saat kecil dan takut melihat pesawat, bersekolah di Jerman, hingga akhirnya menikah dengan wanita yang sa...